Kegiatan Pokok Ekonomi Pelajaran SMP Kelas 7

Kegiatan Pokok Ekonomi Pelajaran SMP Kelas 7 – Hai murid online ku, kali ini kita akan mempelajari ilmu ekonomi untuk kelas 7 SMP/ MTS. Dalam kehidupan sehari-hari tentunya kita memiliki banyak kebutuhan yang harus dipenuhi.

Mulai dari kebutuhan primer, sekunder dan tersier, hal inilah yang mendorong manusia untuk melakukan kegiatan ekonomi yakni konsumsi, prroduksi dan distribusi. Dari kegiatan ekonomi ini haruslah berjalan beriringan karena kalau ada salah satunya yang

terhambat maka akan mempengaruhi kegiatan ekonomi yang lainnya. Itu merupakan gambaran umum dari kegiatan ekonomi. Supaya kalian lebih mengerti materi ini kita akan ulas secara lengkap dibawah ini jadi pastikan kalian membacanya sampai habis.

kegiatan pokok ekonomi

Ulasan Materi Kegiatan Pokok Ekonomi Pelajaran SMP Kelas 7

Kegiatan Ekonomi

Adik-adik, Kegiatan ekonomi dapat diartikan sebagai semua bentuk dari usaha atau kegiatan manusia dalam memenuhi kebutuhan kehidupannya yang banyak rupanya. Kegiatan pokok ekonomi sebenarnya ialah kegiatan produksi,

kegiatan konsumsi dan kegiatan distribusi. Orang yang melakukan kegiatan produksi disebut produsen, orang yang melakukan kegiatan konsumsi disebut sebagai konsumen dan yang melakukan kegiatan distribusi disebut sebagai distributor.

Semua kegiatan ini saling berkaitan sebagai usaha memenuhi kebutuhan manusia. Dimana untuk memenuhi kepuasan konsumen, produsen harus memproduk suatu barang atau jasa yang dibutuhkan dan di pasarkan oleh distributor sebagai upaya penyaluran dari produsen ke konsumen.

Untuk macam-macam kegiatan ekonomi tersebut akan kita ulas lagi secara lengkap supaya murid online semua dapat lebih memahaminya mulai dari kegiatan konsumsi, kegiatan produksi dan kegiatan distribusi.

jenis kegiatan ekonomi

Kegiatan Konsumsi

pengertian konsumsi adalah suatu kegiatan manusia memakai, atau menggunakan, atau mengurangi, atau menghabiskan nilai guna suatu barang/ jasa dalam rangka untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Pada waktu barang/ jasa dipakai untuk memenuhi kebutuhan, maka nilai gunanya akan menjadi berkurang dan pada akhirnya akan menjadi habis.

Contoh konsumsi adalah: pemakaian tas sekolah. Nilai guna dari tas sebagai alat untuk membawa buku dan perlengkapan sekolah lainnya dikatakan habis jika tas tersebut telah rusak dan tidak bisa dipakai lagi.

Tujuan konsumsi adalah untuk memenuhi semua kebutuhan hidup manusia, sehingga akan dicapai kehidupan yang makmur dan sejahtera. Kondisi makmur dan juga sejahtera merupakan hal yang diimpikan oleh setiap orang.

Faktor yang mempengaruhi konsumsi

Pendapatan : Besar dan kecilnya pendapatan suatu masyarakat memiliki pengaruh kepada perilaku konsumsi masyarakat tersebut. Apabila semakin besar pendapatan dari seseorang, maka akan semakin besar juga kecenderungannya untuk melakukan kegiatan konsumsi barang/ jasa.

Harga diri terhadap lingkungan : Hal ini dilakukan supaya harga dirinya tidak jatuh di masyarakat supaya dianggap mampu membeli suatu barang/ jasa.

kesombongan : Manusia yang memiliki tingkat kesombongan tinggi akan timbul keinginan memiliki sesuatu bukan dari kebutuhan melainkan dengan anggapan kalau dia memiliki suatu barang yang tidak dimiliki orang lain maka dia akan merasa lebih tinggi.

Tingkat pendidikan : Biasanya orang yang memiliki pendidikan yang tinggi maka konsumsinya akan lebih besar jika dibandingkan dengan orang yang memiliki pendidikan yang rendah.

Tempat tinggal : Hal ini berkaitan dengan perumpamaan masyarakat yang hidup dikota akan lebih konsumtif dibanding masyarakat pedesaan.

Umur dan jenis kelamin : Biasanya orang yang berusia produktif akan cenderung lebih konsumtif dibanding orang tua dan anak-anak.

Kegiatan Produksi

pengertian kegiatan produksi adalah segala kegiatan yang dapat menghasilkan atau meningkatkan nilai guna pada suatu barang/ jasa dalam rangka untuk memenuhi kebutuhan manusia. Pengertian produsen adalah orang atau lembaga tertentu yang menghasilkan suatu barang/ jasa. Sebagao contoh produsen adalah petani, pemilik pabrik, nelayan, guru dan lain-lain.

Pengertian produksi dapat kita bedakan dalam arti sempit dan produksi dalam arti luas. Produksi dalam arti yang sempit adalah kegiatan untuk menghasilkan barang. Pengertian produksi dalam arti luas, yaitu semua kegiatan manusia dalam rangka untuk menambah kegunaan barang/ jasa dalam memenuhi kebutuhan manusia.

Faktor produksi

Kegiatan produksi memerlukan faktor produksi atau disebut juga sebagai sumber daya ekonomi dalam ranngka untuk menghasilkan suatu produk yang berupa barang/ jasa. Faktor produksi adalah merupakan segala sesuatu yang dipakai dalam rangka untuk menghasilkan barang/ jasa untuk menambah manfaat dari suatu barang/ jasa.

Faktor produksi alam

Adalah merupakan segala sesuatu yang disediakan oleh alam baik secara langsung ataupun tidak langsung bisa dipakai manusia untuk memenuhi segala kebutuhan hidupnya untuk mencapai suatu kemakmuran.

Faktor produksi tenaga kerja

Tenaga kerja atau sumber daya manusia adalah merupakan segala kegiatan manusia baik berbentuk fisik ataupun rohani yang ditujukan untuk keperluan produksi. Faktor produksi ini sangat diperlukan untuk mengolah dan meningkatkan nilai (value) atau manfaat atas suatu benda.

Faktor produksi modal

Modal tidak hanya terbatas pada bentuk uang saja, namun dapat juga berbentuk mesin, gedung, tanah, dan lain-lain. Penggolongan modal dapat dikelompokan berdasarkan sumber, penggunaan atau sifat, fungsi, dan berdasarkan bentuknya.

a). Modal berdasarkan sumbernya

Modal sendiri merupakan modal yang sumbernya adalah dari pemilik perusahaan yang bersangkutan. Contohnya modal saham.
Modal asing (modal pinjaman) merupakan modal yang sumbernya dari pinjaman atau berasal dari luar perusahaan. Contohnya modal dari kredit bank.

b). Modal berdasarkan penggunaan atau sifatnya

Modal lancar merupakan modal yang cuma sekali digunakan di dalam proses produksi. Sebagai contoh adalah bahan mentah, kertas, tinta, dan juga bahan bakar minyak.
Modal tetap merupakan modal yang dapat berulang kali bisa dipakai di dalam proses produksi. Sebagai contoh adalah mesin, peralatan, dan mobil, dll.

c).Modal berdasarkan fungsinya

Modal pribadi merupakan modal yang dimiliki oleh perorangan yang digunakan sebagai alat untuk memenuhi kebutuhannya.
Modal masyarakat merupakan modal yang dipakai di dalam proses produksi untuk kepentingan masyarakat.

Faktor produksi kewirausahaan

Faktor ini mempunyai peran merencanakan, mengorganisir, mengatur, mempekerjakan karyawan, memeriksa hasil kerja karyawan, menggabungkan faktor-faktor produksi lainnya misalnya alam (tanah), tenaga kerja, dan modal.

Kegiatan Distribusi

Pengertian distribusi adalah suatu kegiatan untuk menyampaikan, menyebarkan, atau menyalurkan barang/ jasa dari produsen ke tangan konsumen. Sedangkan orang/ lembaga yang melakukan kegiatan distribusi dinamakan distributor.

Fungsi Kegiatan Distribusi

1. Menyalurkan barang dan jasa dari produsen hingga ke tangan konsumen
2. Memecahkan perbedaan tempat
3. Memecahkan perbedaan waktu
4. Seleksi dan kombinasi barang

Cara distribusi dan tugas distributor

1). Distribusi langsung : Adalah penyaluran hasil produksi dari produsen langsung dijual/ disalurkan ke tangan konsumen

2). Distribusi tidak langsung : Adalah penyaluran dengan memakai bantuan beberapa perantara, seperti pedagang besar, agen, dan juga pedagang eceran, lalu ke konsumen.

Nah murid online ku itulah tadi ulasan materi kegiatan pokok ekonomi pelajaran smp kelas 7. Selamat membaca dan semoga kalian memahami materi ini sampai jumpa di materi ilmu ekonomi lainnya yah.

Related Posts
Mengenal Pusat-Pusat Keunggulan Ekonomi di Indonesia: Potensi dan Peluang
Pusat-Pusat Keunggulan Ekonomi

Situs Prakerja.Co.Id kali ini akan membahas Pusat-Pusat Keunggulan Ekonomi !. Indonesia adalah negara yang kaya akan sumber daya alam dan Read more

Pengertian Ketahanan Nasional

Dalam artikel ini, kita akan membahas secara mendalam tentang pengertian ketahanan nasional, unsur-unsur yang membentuknya, peran pemerintah, tantangan, dan strategi Read more