Materi Sosiologi Kelas 7 Interaksi Sosial

Materi Sosiologi Kelas 7 Interaksi Sosial – Hai adik-adik murid online ku, apa kabar kalian semua hari ini? masih bersemangat kan belajarnya. Buat kalian yang duduk di kelas 7 SMP tahun ini tentu sudah mulai mengenal beberapa cabang ilmu baru

yang sebelumnya tidak pernah dipelajari ketika masih di Sekolah Dasar. Salah satunya ialah ilmu sosiologi, termasuk salah satu cabang Ilmu IPS dan pembahasan kali ini tentang Interaksi sosial. Mulai dari pengertian dan contohnya.

Pastinya kalian semua pernah ngobrol, diskusi atau sekadar curhat tentang apa yang terjadi di kehidupan kalian ke teman, orang tua, guru, atau bahkan dengan driver ojek online. Sebagai makhluk sosial, manusia membutuhkan interaksi karena pada hakikatnya pasti membutuhkan peran manusia-manusia lainnya dalam kehidupan sehari-hari.

Ada banyak bentuk interaksi sosial yang kita lakukan dalam kegiatan sehari-hari baik dirumah maupun diluar rumah. Apa sih Interaksi Sosial itu? Simak ulasan materinya supaya kalian mengerti pelajaran ini yah murid online kesayangan ku.

Materi Sosiologi Kelas 7 Interaksi Sosial

Apa Itu Interaksi Sosial ?

Interaksi sosial merupakan hubungan timbal balik antara satu individu dengan individu maupun kelompok, atau kelompok dengan kelompok. Interaksi sosial terwujud dalam aksi dan reaksi. Beikut ini adalah pengertian interaksi sosial menurut para ahli :

Soerjono Soekanto

Menurut beliau Interaksi sosial merupakan hubungan-hubungan sosial yang dinamis atau bisa berubah-ubah yang berhubungan antara individu dengan individu, kelompok dengan kelompok, maupun individu dengan kelompok.

Kimball Young

Sama halnya dengan bapak Soerjono dimana Kimbal Young juga mendefinisikan Interaksi Sosial sebagai hubungan sosial yang dinamin antara individu dengan individu lainnya, Individu dengan kelompok atau Kelompok dengan kelompok.

Untuk lebih memahaminya kalian bisa mengetahui ciri-ciri interaksi sosial setelah mengetahui pengertian atau definisinya, semangat terus yah adik-adik kita langsung ke pembahasan mengenai Ciri-ciri dari Interaksi Sosial.

interaksi sosial kelas 7

Ciri-ciri Interaksi Sosial

  • Ada pelaku dalam jumlah lebih dari satu orang. Proses hubungan sosial tidak bisa terjadi saat cuma ada satu orang. Proses hubungan akan terikat saat ada pribadi yang berhubungan dengan pribadi lain.
  • Ada komunikasi antara aktor dengan memakai simbol-simbol. Proses hubungan sosial mengikutsertakan komunikasi yang dirajut oleh pribadi/barisan bukan hanya secara lisan, namun komunikasi bisa dilaksanakan dengan memakai simbol-simbol tertentu lewat gerakan kode atau badan.
  • Ada dimensi waktu (periode lalu, saat ini, dan masa yang akan datang) yang tentukan karakter tindakan yang berjalan. Proses hubungan sosial mengikutsertakan dimensi saat yang terjadi, maknanya hubungan sosial sempat terjadi di periode lalu, hubungan sosial bisa terjadi di saat ini, dan pada periode mendatang hubungan sosial terjadi.
  • Ada arah-tujuan tertentu. Beberapa aktor mempunyai arah dalam merajut hubungan sosial. Misalkan, di pasar terjadi hubungan di antara penjual dengan pembeli. Konsumen mempunyai arah untuk memperoleh satu barang yang dia perlukan dalam berhubungan dengan penjual. Sementara, penjual mempunyai arah untuk tawarkan barang sampai terjual ke konsumen dalam berinteraksi.

Syarat Terjadinya Interaksi Sosial

Interaksi sosial terjadi saat memenuhi dua persyaratan, yakni ada kontak komunikasi dan sosial.

1. Kontak Sosial

Pada intinya kontak sosial ialah usaha jalinan di antara satu pihak dengan pihak lain. Hal itu sebagai awalnya berlangsungnya hubungan sosial di mana masing-masing pihak sama-sama bereaksi walau tidak harus bersinggungan secara fisik. Simpelnya, kontak sosial ialah sebuah langkah yang sudah dilakukan seorang pada proses hubungan sosial. Kontak sosial diperbedakan:

Kontak sosial primer sebagai jalinan bolak-balik antarindividu atau antarkelompok yang terjadi secara fisik (lihat muka). Misalkan, berjabatan tangan dan bicara.

Kontak sosial sekunder sebagai jalinan bolak-balik antarindividu atau antarkelompok lewat mediator, seperti komunikasi lewat media seperti telephone, chatting, atau sampaikan pesan melalui orang lain. Kontak sosial sekunder terdiri kembali jadi dua jenis, yakni tidak langsung dan langsung.

– Sekunder Langsung: terjadi lewat mediator dan langsung diterima oleh yang bersangkutan. Misalnya mengirimi pesan langsung ke rekan lewat program media sosial.

– Sekunder Tidak Langsung: terjadi lewat mediator dan tidak langsung diterima oleh yang bersangkutan. Misalnya mengirimi barang ke rekan lewat jasa pengantar.

2. Komunikasi

Bila kontak sosial ialah satu langkah dalam berinteraksi sosial, karena itu komunikasi ialah satu proses pengutaraan dan akseptasi pesan (gagasan, ide) dari satu pihak pada pihak lain supaya terjadi usaha sama-sama mempengaruhi di antara keduanya. Komunikasi bisa dibagi jadi 2:

Komunikasi verbal sebagai wujud komunikasi secara lisan seperti bicara.
Komunikasi nonverbal sebagai wujud komunikasi dengan memakai simbol-simbol atau gerakan badan, seperti menegur rekan dengan lambaikan tangan.

Faktor Penggerak Interaksi Sosial

Hubungan sosial tidak ada demikian saja, tetapi dikuasai oleh faktor-faktor sebagai dasar munculnya hubungan sosial. Berikut ialah beberapa faktor yang memicu berlangsungnya hubungan sosial.

1. Imitasi

Imitasi ialah satu proses belajar dengan mengikuti atau ikuti sikap orang lain.

Contoh:

Seorang anak yang memiliki cita-cita jadi seorang dokter berpembawaan memakai baju dokter seakan dianya berperanan sebagai dokter.
Seorang pria ikuti style mode rambut sekarang.

2. Identifikasi

Analisis ialah satu dorongan menjadi sama (sama) sama orang lain. Proses analisis membutuhkan satu figure yang bagus untuk aktornya.

Contoh: Seorang pria asal dari Indonesia yang namanya Adam Jackson keseluruhannya seperti figur si pujaan Michael Jackson mulai dari performa fisik sampai dengan sikapnya.

3. Sugesti

Sugesti ialah satu opini, penglihatan, dan sikap yang diberi ke orang lain dan diterima oleh faksi lain hingga orang itu ikuti penglihatan/dampak itu.

Contoh:

Dipengaruhi oleh siaran di tv atau sosial media hingga membuat penontonnya lakukan satu perlakuan berdasar siaran yang diperlihatkan.
Saran dokter ke pasiennya yang selanjutnya dituruti oleh pasien itu.

4. Simpati

Sebagai rasa tertarik ke orang yang lain seakan-akan ada pada kondisi orang yang lain bisa munculkan hati emosional tertentu (bersedih, senang).

Contoh: Roni berasa kasihan saat ketahui temannya sakit.

5. Empati

Ialah kepeduliaan pada seseorang atau barisan yang lain diikuti dengan perlakuan nyata.

Contoh: Aldi membantu temannya yang jatuh dari sepeda motor sampai membawa ke rumah sakit paling dekat.

Baiklah adik-adik murid onlineku dimanapun kalian berada. Itulah tadi ulasan materi pelajaran Sosiologi kelas 7 SMP tentang interaksi sosial mulai dari pengertian, ciri-cirinya dan juga contohnya. Semoga setelah membaca artikel ini pengetahuan kalian semakin bertambah.

Terimakasih sudah kembali mengunjungi website kami dan menjadikan weblog ini sebagai acuan belajar kalian sampai jumpa pada postingan materi selanjutnya dan terus semangat belajar sebagai kunci sukses dimasa depan.

Related Posts
Uraian Kehidupan Pada Masa Praaksara di Indonesia
zaman praaksara

Berbagai rangkuman dari sejarah kerap memuat uraian kehidupan pada masa praaksara di Indonesia secara lengkap. Hal ini, meliputi masa kemajuan Read more

Ciri-ciri Budaya Politik
Ciri-ciri Budaya Politik

Ciri-ciri Budaya Politik - Budaya politik merupakan bagian tak terpisahkan dari dinamika sebuah negara. Budaya politik mencerminkan cara masyarakat sebuah Read more