Mengenal Apa Itu Materi Genetik, Biologi Kelas 12

materi genetik – dalam kegiatan tertentu kita memerlukan dokumen dan akses pribadi seperti ijazah dan absensi harian yang memerlukan sidik jari sebagai bukti otentik kepemilikan kita sejati digunakan untuk identitas pribadi,

karena setiap orang memiliki sidik jari yang berbeda-beda sehingga dapat membedakan dokumen masing-masing individu kira-kira kenapa ya sedikit dari setiap orang bisa berbeda ternyata dipengaruhi oleh materi genetik yang ada dalam tubuh kita.

Pengertian Materi Genetik

Simak terus artikel ini ya, biar temen-temen lebih paham dan mengerti. Nah materi genetik yang terdiri dari KROMOSOM, DNA, RNA, GEN, dan SINTESIS PROTEIN kita akan membahasnya satu per satu :

Kromosom

Kita mulai dari kromosom pada sel tubuh kita kalau mau some terdapat didalam nukleus atau inti sel kromosom merupakan kumpulan kromatin atau benang-benang halus yang menebal dan memendek saat pembelahan sel serta bisa menyerap warna kromosom terdiri dari asam nukleat berupa DNA dan RNA dan protein,

nah kromosom memiliki ukuran yang berbeda-beda dengan panjang antara 0,2 sampai 50 mikron yang berdiameter 0,2 sampai 20 mikron struktur kromosom terdiri dari sentromer dan lengan sentromer berbentuk bulat dan tidak mengandung DNA lengan kromosom mengandung kromatid atau kromonema

yang berbentuk pita Spiral kromomer yang merupakan penebalan dari kromonema matriks dan telomer pada ujung kromosom yang menjaga agar DNA tidak terurai Selain itu pada ujung kromosom juga terdapat satelit yang berbentuk bulat,

jenis kromosom berdasarkan fungsi

– Jenis Jenis Kromosom :

Berdasarkan fungsinya kromosom dapat dibedakan menjadi kromosom tubuh atau autosom dan kromosom kelamin atau gonosom autosom berperan dalam menentukan ciri-ciri tubuh bersifat diploid mengalami pembelahan mitosis dan jumlahnya 2 kali gonosom sedangkan gonosom berfungsi untuk menentukan jenis kelamin bersifat haploid mengalami pembelahan meiosis dan berjumlah setengah dari autosom

Berdasarkan letak sentromernya kromosom dapat dibedakan menjadi 4 yaitu metasentrik kromosom yang letak sentromernya di tengah sehingga membagi kromosom menjadi 2 lengan yang sama panjang submetasentrik letak sentromernya agak di tengah sehingga kedua lengan kromosom tidak sama panjang akrosentrik letak sentromernya di dekat ujung kromosom dan telosentrik sentromer berada di ujung lengan kromosom.

penulisan rumus kromosom

Di dalam sel tubuh kita, ada beberapa pasang kromosom yang bersifat diploid berasal dari induk betina atau ovum dan induk jantan atau sperma kromosom yang berpasangan ini disebut Kromosom homolog Kromosom homolog adalah kromosom yang mempunyai struktur yang sama atau mempunyai lokus-lokus alel yang sama dalam sel tubuh manusia terdapat 23 pasang Kromosom homolog yang terdiri dari 22 pasang kromosom tubuh dan sepasang kromosom kelamin

Pada pria rumus kromosom nya 22 a ditambah x y dan pada wanita 22 Aa + xx penulisan rumus kromosom bisa kita amati pada dua organisme berikut pada manusia memiliki 46 buah kromosom sel tubuh penulisannya 22 pasang autosom dan sepasang gonosom atau xx pada wanita dan x y pada pria dan 23 buah kromosom pada sel kelamin yaitu ditulis 22 a + x pada sel ovum dan 22 a + x atau 22 a + y pada sel sperma Sedangkan jumlah kromosom pada kuda adalah 64 buah yang terdiri dari 32 pasang pada sel tubuh dan 32 pada sel kelamin.

Jumlah Kromosom Beberapa Makhluk Hidup

Nah teman-teman setiap organisme mempunyai jumlah kromosom yang tetap dan spesifik berikut ini tabel beberapa spesies dan jumlah kromosom yang dimilikinya bisa dipahami ya.

gambar jumlah kromosom

GEN

Untuk materi genetik berikutnya adalah gen gen merupakan unit terkecil dari suatu makhluk hidup yang mengandung substansi hereditas atau dapat, materi genetik berikutnya adalah gen-gen merupakan unit terkecil dari suatu makhluk hidup yang mengandung substansi hereditas atau dapat menentukan sifat individu terdapat dalam lokus kromosom

gen terdiri dari protein dan asam nukleat berupa DNA dan RNA berukuran antara 4 sampai 8 mikron gen-gen yang menempati lokus yang sama pada kromosom homolognya disebut alel-alel mempunyai tugas yang sama atau berlawanan untuk satu sifat tertentu

Setiap gen bertanggung jawab mengontrol satu sifat khusus dan biasanya dituliskan dalam simbol huruf huruf kapital untuk sifat dominan huruf kecil untuk sifat resesif susunan gen dalam individu disebut genotip

Gen mempunyai sifat-sifat sebagai berikut mengandung informasi genetik tiap gen mempunyai tugas dan fungsi berbeda pada waktu pembelahan mitosis dan meiosis gen dapat mengadakan duplikasi ditentukan oleh susunan kombinasi basa nitrogen berperan menyampaikan informasi genetik dari induk kepada keturunannya mengatur metabolisme dan perkembangan

DNA

Materi genetik ketiga yaitu DNA atau deoksiribonukleat acid, DNA merupakan materi genetik yang diwarisi organisme dari induknya DNA berupa double Helix atau rantai ganda DNA dapat bersifat heterokatalitik atau membentuk RNA melalui sintesis protein dan autokatalitik atau melakukan replikasi sehingga menghasilkan DNA baru,

Sifat-Sifat Rantai DNA

Struktur DNA :

DNA tersusun atas gula pentosa deoksiribosa asam fosfat penghubung dua gugusan gula dan basa nitrogen yaitu adanya dan guanin dari golongan purin serta sitosin dan timin dari golongan pirimidin dalam rantai DNA sitosin atau C selalu dihubungkan dengan guanin yaitu G oleh tiga ikatan hidrogen sedangkan adenin a dihubungkan dengan Thymine,

t membentuk dua ikatan hidrogen basa nitrogen membentuk rangkaian dengan gula deoksiribosa menjadi nukleosida atau deoksiribonukleotida nukleotida bergabung dengan gugus fosfat membentuk nukleotida atau deoksiribonukleotida beberapa nukleotida inilah yang membentuk molekul DNA

gambar struktur DNA

Replikasi DNA :

Sebagai materi genetik yang bersifat autokatalitik DNA dapat menggandakan diri atau replikasi untuk membentuk DNA baru yang sama persis dengan DNA asal proses replikasi ini berlangsung pada sel-sel muda saat interfase pada pembelahan mitosis replikasi DNA terdiri dari tiga jenis :

yaitu replikasi konservatif bentuk rantai double Helix DNA lama tetap dan menghasilkan rantai double Helix baru replikasi semikonservatif dan DNA lama memisahkan diri dan setiap pita tunggal mencetak pasangannya replikasi dispersif rantai double Helix DNA terputus-putus membentuk segmen-segmen tersebut akan membentuk segmen baru yang akan bergabung dengan segmen lama untuk membentuk DNA baru.

gambar jenis replikasi DNA

Proses replikasi DNA melibatkan beberapa enzim yaitu enzim ligase menyambung rantai tunggal DNA yang baru terbentuk polimerase menggabungkan rantai rantai mononukleotida untuk membentuk DNA baru dan enzim helikase berperan untuk mempermudah membuka rantai ganda DNA atau polinukleotida menjadi dua buah rantai tunggal mononukleotida.

RNA

Materi genetik selanjutnya adalah RNA atau ribonukleat acid merupakan polinukleotida yang ukurannya jauh lebih pendek dari DNA dan terdiri atas satu rantai atau single Helix single Helix merupakan rantai tunggal yang tersusun atas molekul gula ribosa gugus fosfat dan basa nitrogen basa nitrogen dalam RNA terdiri dari basa purin meliputi adenin atau A dan guanin atau G dan basa pirimidin meliputi urasil atau dan sitosin atau C

Berdasarkan tempat dan fungsinya Erna dibedakan menjadi tiga macam yaitu RNA Duta disebut juga Messenger atau MrNa merupakan penghubung DNA dengan protein berperan membawa kode genetik dari DNA ke ribosom berupa triplet basa atau disebut juga kodon RNA ribosom atau RNA merupakan RNA terbanyak sekitar 80% dari Erna yang dikandung oleh suatu sel RNA banyak terdapat di dalam ribosom dan berperan sebagai tempat pembentukan protein

Erna transfer atau RNA berperan menterjemahkan kodon yang terdapat pada (mrNA) menjadi satu jenis asam amino serta mengangkut asam amino ke permukaan ribosom pada saat translasi.

gambar jenis replikasi RNASISTESIS PROTEIN

Dan materi genetik terakhir adalah sintesis protein sintesis protein adalah penerjemahan gen atau DNA menjadi RNA hingga terbentuk rantai protein melalui proses transkripsi dan translasi sintesis protein melalui proses transkripsi dan translasi adalah sebagai berikut :

DNA didalam nukleus membentuk MrNa untuk membawa kode genetik sesuai urutan basa nitrogennya MrNa meninggalkan inti sel menuju ribosom kedua tahapan ini merupakan proses transkripsi trna datang membawa asam amino yang sesuai dengan kodon atau kode genetik yang dibawa oleh MrNa trna bergabung dengan MrNa di ribosom asam amino asam amino akan bergerak sesuai dengan kodon Nya sehingga terbentuklah protein yang diharapkan proses 3 dan 4 ini disebut dengan translasi,

Berikut ini merupakan tabel kode genetik dan jenis asam amino dalam pembuatan protein kode genetik merupakan instruksi berupa kode-kode yang merumuskan jenis protein yang akan dibuat dan ciri khas protein ditentukan oleh jumlah asam amino pada tabel kode genetik tersebut terdapat 3 kodon nonsense atau stop kodon yaitu uu aa uu dan UGD ketika kolam tersebut adalah kodon untuk mengakhiri sintesis protein Selain itu ada juga kodon yang mengawali atau memulai sintesis protein disebut start kodon kodon tersebut adalah A yang menerjemahkan asam amino metionin

gambar tabel kode genetik

Pada kode genetik terdapat 20 macam asam amino sebagai berikut :

gambar kode genetik terdapat 20 macam asam amino

Sifat-Sifat Rantai DNA

Untuk menerjemahkan kode genetik DNA menjadi asam amino kita perlu memahami sifat-sifat DNA DNA memiliki dua untaian yang bersifat antiparalel dikarenakan antiparalel karena DNA bersifat sejajar atau paralel namun arahnya saling berlawanan

Ujung 5 aksen dan 3 aksen berdasarkan posisi gugus fosfat yang terletak di urutan atom karbon pada gula deoksiribosa atau ribosa DNA sense adalah untaian DNA dengan arah 5 aksen ke-3 aksen yang memiliki urutan atau sekuens basa nitrogen sama dengan MrNa untaian ini dikatakan sebagai untaian positif karena memiliki urutan yang sama dengan MrNa maka untaian ini disebut sebagai pengkode atau coding untaian ini tidak ditranskripsi atau dicetak menjadi MrNa

sehingga disebut anti template DNA antisense adalah untaian DNA dengan arah 3 aksen kelima aksen atau disebut untaian buruk untaian ini berperan melakukan transkripsi membentuk MrNa sehingga disebut cetakan atau template arah 3 aksen ke 5 aksen didasarkan pada untaian DNA ini ketika proses transkripsi oleh Enzim RNA polimerase urutan sekuens basa nitrogen pada untaian ini tidak sama dengan MrNa sehingga dikatakan sebagai non-coding

Sintesis protein dengan kode genetik bisa kita amati pada proses berikut terdapat untaian DNA antisense dengan kodon seperti gambar untuk memulai transkripsi rantai antisense harus diubah menjadi rantai sense yaitu rantai DNA sense yang arahnya 5 aksen ke-3 aksen a akan diubah menjadi T menjadi A C menjadi g g menjadi C pada proses ini pengubahan urutan basa nya sama dengan MrNa hasil transkripsi kecuali t yang diganti dengan suhu setelah MrNa terbentuk akan dilanjutkan dengan proses translasi dengan menerjemahkan kodon MrNa menjadi protein uuaa mengkode eosin g h mengkode Valin GCC alanin Serin dan ia menjadi glutamin sesuai tabel kode genetik itulah rangkaian proses sintesis protein hingga terbentuk asam amino teman-teman bisa memahaminya ya

gambar sistesis protein dengan kode genetik

Demikianlah ulasan lengkap seputar rangkuman materi genetik yg bisa kami share kepada temen-temen semua ya, semoga dapat di pahami dan mudah di mengerti, semangat terus ya belajarnya. Terima kasih.

baca juga : mengenali metabolisme tubuh

Related Posts
Mengenal Sejarah Perkembangan dan Penyebaran Islam di Indonesia
Penyebaran Islam di Indonesia

Perkembangan dan Penyebaran Islam di Indonesia: Sejarah yang Kaya Akan Kebudayaan dan Keberagaman. Sejak kedatangan Islam ke Nusantara pada abad Read more

Cara Menghapus Jejak Pinjaman Online yang Efisien dan Anti-Ribet!
cara menghapus jejak pinjaman online

Cara Menghapus Jejak Pinjaman Online - "Panduan praktis untuk menghilangkan jejak pinjaman online agar informasi pribadi dan keuangan tetap aman Read more