Sistem Saraf Dan Hormon, Biologi Kelas 11

sistem saraf dan hormon – Pernahkah teman-teman merasakan jatuh cinta ?, nah saat kita sedang merasakan cinta biasanya jantung kita akan berdegup kencang, telapak tangan berkeringat dan suasana hati kita jadi lebih bahagia

Tahukah teman-teman Kenapa hal tersebut bisa terjadi hal tersebut terjadi karena saat jatuh cinta hormon dopamin yang dihasilkan otak akan bekerja maksimal sehingga segala hal di sekitar kita terasa lebih menyenangkan Aktivitas hormonal ini akan disampaikan oleh sistem saraf ke organ tubuh lainnya akibatnya tekanan darah kita akan meningkat

dan detak jantung menjadi lebih cepat Kok bisa gitu ya bagaimana saraf hormon dan organ-organ di tubuh kita ini saling bekerja untuk menjawabnya, simak terus artikel ini sampai selesai ya !.

Nah otak jantung hati dan berbagai hormon saat kita jatuh cinta tadi saling bekerja sama membentuk sistem koordinasi sistem koordinasi ini melibatkan sistem saraf sistem hormon atau endokrin dan sistem indra untuk mengatur kegiatan organ-organ di tubuh kita Wah keren ya.

Apa itu sistem saraf ?

Karena banyaknya sistem yang tergabung dalam sistem koordinasi tadi di video kali ini kita fokuskan membahas dua sistem jadi kita akan belajar sistem saraf dan sistem hormon kita mulai dari sistem saraf,

Sistem saraf di tubuh kita tersusun atas jutaan sel saraf atau neuron setiap unit neuron terdiri dari dendrit badan sel nukleus neurit atau akson sel schwann selubung mielin nodus ranvier dan sinapsis antara neuron satu dengan neuron lainnya dihubungkan oleh sinapsis perjalanan

impuls dimulai dari dendrit dikirim ke badan sel diteruskan ke neurit atau akson dan impuls mengalir di sepanjang akson untuk seterusnya dihantarkan ke neuron lain oleh akson.

contoh gambar struktur sel saraf :

gambar struktur sel saraf

Fungsi Sel Saraf

Setiap bagian neuron memiliki fungsinya masing-masing dan read bertugas untuk menerima impuls dan menghantarkannya ke badan sel badan sel akan menerima impuls dari dendrit dan meneruskannya ke akson dalam badan sel terdapat nukleus untuk mengatur semua aktivitas,

sel akson atau neurit akan menerima impuls dan menghantarkannya ke neuron lain nodus ranvier yang terdapat di sepanjang akson akan mempercepat penghantaran impuls sel Sahwan berguna untuk menyediakan makanan bagi akson sedangkan selubung mielin yang membungkus akson akan melindungi akson dan memberi nutrisi bagi neuron.

contoh gambar macam – macam sel saraf :

contoh gambar macam - macam sel saraf

Ada tiga macam neuron berdasarkan fungsinya yaitu neuron sensorik atau aferen dan neuron motorik atau aferen dan neuron asosiasi atau penghubung berfungsi untuk menghantarkan impuls dari reseptor ke sistem saraf pusat reseptor adalah penerima rangsang

dan organ reseptor adalah alat indra neuron motorik berfungsi menghantarkan impuls dari sistem saraf pusat ke efektor efektor berupa otot dan kelenjar sedangkan neuron asosiasi berfungsi menghubungkan neuron sensorik dengan neuron motorik neuron asosiasi terdapat dalam otak dan sumsum tulang belakang

Susunan Sistem Saraf

Susunan sistem saraf dalam tubuh kita terdiri dari sistem saraf pusat dan sistem saraf tepi saraf pusat disusun oleh otak dan sumsum tulang belakang sedangkan saraf tepi dibedakan menjadi berdasarkan tempat ada saraf kranial dan spinal berdasarkan fungsinya ada saraf somatis dan otonom kita akan membahasnya satu per satu

contoh gambar Susunan Sistem Saraf :

contoh gambar Susunan Sistem Saraf

Otak

Sistem saraf pusat dilindungi oleh selaput meninges terdiri dari otak dan sumsum tulang belakang otak otak merupakan pusat saraf utama karena berperan mengatur Seluruh aktivitas tubuh bagian luar otak atau korteks berwarna abu-abu bagian ini banyak mengandung badan sel saraf yang disebut dengan substansi grisea bagian dalam otak atau medula berwarna putih bagian ini banyak mengandung neurit dan dendrit yang disebut dengan substansi Alba

– Struktur Otak

otak kita terdiri dari bagian-bagian berikut cerebrum atau otak besar talamus hipotalamus kelenjar pituitari ketiganya merupakan bagian dari diensefalon atau otak depan mesensefalon atau otak tengah cerebellum atau otak kecil pons dan medula oblongata sebagai brand steam atau batang otak Yuk kita bahas lebih lanjut

1. Otak Besar

Pertama otak besar otak besar berfungsi dalam pengaturan semua aktivitas yang berkaitan dengan kepandaian atau intelegensi ingatan atau memori kesadaran dan pertimbangan otak besar menjadi pusat pengaturan semua kegiatan atau gerakan yang kita sadari.

Bagian-bagian otak besar :

Otak besar terdiri atas dua belahan setiap belahan terdiri atas 4 lobus yaitu lobus frontalis sebagai pengendali gerakan otot rangka dan tempat terjadinya proses intelektual lobus oksipitalis untuk Pusat penglihatan lobus temporalis merupakan Pusat pendengaran penciuman dan pengecap serta lobus parietalis sebagai pengatur perubahan pada kulit dan otot.

2. Otak Depan

Kedua otak depan atau diensefalon otak depan terdiri atas hipotalamus dan talamus hipotalamus berperan dalam pengaturan suhu tubuh rasa lapar dan haus thalamus berfungsi sebagai pusat pengaturan perasaan dan gerakan.

3. Otak Tengah

Nah berikutnya otak tengah, atau disebut Mesensefalon, adalah otak tengah berfungsi mengatur gerak refleks mata dan mengontrol pendengaran.

4. Otak Kecil

Dan selanjutnya otak kecil atau cerebellum otak kecil terletak tepat di bawah bagian posterior otak besar pada bagian bawah otak kecil terdapat Jembatan varol otak kecil berfungsi untuk mengatur keseimbangan gerak koordinasi gerak otot dan posisi tubuh.

5. Jembatan Varoll

Bagian otak berikutnya adalah jembatan varol atau pons varoli Jembatan varol berfungsi untuk menghantarkan impuls otot-otot bagian kiri kanan tubuh dan menghubungkan otak besar dengan otak kecil.

6. Sumsum Lanjutan

Terakhir sumsum lanjutan atau medula oblongata merupakan lanjutan otak yang menghubungkan otak dengan sumsum tulang belakang berfungsi untuk mengatur denyut jantung pelebaran dan penyempitan pembuluh darah gerak alat pencernaan sekresi kelenjar bersin sendawa batuk muntah dan mengatur gerak alat pernapasan itulah tadi bagian-bagian otak dan fungsinya.

Sumsum Tulang Belakang

Bagian saraf pusat kedua adalah sumsum tulang belakang sumsum tulang belakang merupakan lanjutan dari medula oblongata yang terdapat dalam rongga tulang belakang bagian luar atau tepi berwarna putih atau substansi Alba dan bagian dalamnya berwarna abu-abu atau substansi grisea sumsum tulang belakang berfungsi untuk menghantarkan impuls dari dan ke otak serta sebagai pengatur gerak refleks

– Struktur Tulang Belakang

Sumsum tulang belakang terdiri dari saraf spinal sumsum bagian dalam sumsum bagian tepi kanal pusat sayap dorsal sayap ventral badan sel neuron motorik akson neuron motorik badan sel neuron sensorik dan akson neuron sensorik.

– Sistem Saraf Tepi

Selanjutnya sistem saraf tepi saraf tepi menghubungkan semua bagian tubuh dengan pusat saraf berdasarkan tempatnya sistem saraf tepi terdiri atas saraf kranial yang berjumlah 12 pasang dan saraf spinal 31 pasang saraf kranial berasal dari otak sedangkan saraf spinal berasal dari sumsum tulang belakang cabang-cabang saraf spinal mempersatukan seluruh otot rangka dan kulit.

contoh gambar sistem saraf tepi

Kita lihat bagian-bagian saraf tepi berdasarkan letaknya saraf kranial berjumlah 12 pasang saraf spinal berjumlah 31 pasang terdiri dari 8 pasang saraf leher 12 pasang saraf punggung 5 pasang saraf pinggang 8 pasang saraf pinggul dan sepasang saraf ekor

– Sistem Saraf Somatik

Sedangkan saraf kranial terdiri dari saraf olfaktori optik okulomotor troklear trigeminal abdusen fasial auditori glossopharyngeal vagus aksesoris final dan hypoglossal sistem saraf tepi berdasarkan fungsinya terdiri dari saraf somatik dan saraf otonom,

saraf somatik mengatur gerakan yang disadari seperti gerakan kaki melangkah berdasarkan arah impuls yang dibawanya saraf somatik dibagi menjadi sistem saraf aferen membawa impuls dari reseptor ke saraf pusat sistem saraf eferen membawa impuls dari saraf pusat ke efektor

– Sistem Saraf Otonom

Sedangkan sistem saraf otonom mengendalikan gerak organ yang bekerja secara otomatis contohnya gerak otot polos otot jantung pembuluh darah usus lambung dan kelenjar sistem saraf otonom terdiri dari saraf simpatik dan saraf parasimpatik yang bekerja berlawanan, Dan inilah fungsi kerja saraf parasimpatik dan saraf simpatik yang saling berlawanan

contoh gambar sistem parasimpatik vs simpatik :

contoh gambar sistem parasimpatik vs simpatik

– Gerak Biasa

Setiap impuls yang menghasilkan gerakan akan membentuk dua jenis gerak yaitu gerak biasa dan gerak refleks gerak biasa merupakan gerak yang disadari contohnya melangkahkan kaki menuju suatu tempat berlari atau menyapu,

kita lihat mekanisme kerja gerak biasa hantaran impuls pada gerak biasa dimulai dari reseptor sebagai penerima rangsang impuls tersebut kemudian diantar menuju neuron sensorik untuk kemudian diolah di otak respon dari otak oleh saraf motorik dihantarkan ke efektor sehingga terjadilah gerakan jadi beginilah urutan perjalanan impuls pada gerak biasa.

– Gerak Refleks

Selanjutnya gerak refleks gerak refleks merupakan gerak yang tidak disadari hantaran impuls pada gerak refleks mirip seperti gerak biasa bedanya impuls pada gerak refleks tidak melalui pengolahan pusat saraf neuron di otak hanya berperan sebagai konektor saja ada dua macam neuron konektor yaitu neuron konektor otak dan sumsum tulang belakang,

contoh gerak refleks yang melalui neuron konektor otak yaitu Pupil mata mengecil saat terkena cahaya yang terang dan gerak refleks melalui neuron konektor sumsum tulang belakang yaitu tangan dikembangkan untuk menjaga keseimbangan tubuh saat kita terjatuh.

Mekanisme gerak refleks : Urutan perjalanan impuls pada gerak refleks dimulai dari reseptor impuls dihantarkan neuron sensorik melewati otak kemudian dikirim ke sumsum tulang belakang di sumsum tulang belakang impuls akan diproses untuk dihantarkan ke neuron motorik neuron motorik lah yang akan menyampaikan ke efektor sehingga terjadi gerakan yang tidak disadari.

Prinsip Penghantar Implus : impuls yang masuk dalam sistem saraf dapat dihantarkan melalui dua cara melalui neuron dan sinapsis penghantaran impuls melalui neuron terjadi karena adanya perbedaan muatan listrik antara bagian luar

dan bagian dalam membran Serabut saraf ketika istirahat bagian luar membran Serabut saraf bermuatan listrik positif sementara itu bagian dalam membran Serabut saraf bermuatan listrik negatif keadaan ini dinamakan polarisasi ketika menerima rangsang berupa impuls permukaan luar membran Serabut saraf bermuatan negatif dan permukaan dalamnya bermuatan positif keadaan ini disebut depolarisasi.

Selanjutnya akan terjadi aliran listrik dari daerah bermuatan listrik negatif ke daerah bermuatan listrik positif impuls kemudian diteruskan ke neuron dan akhirnya menuju sumsum tulang belakang dan otak impuls tersebut diolah oleh otak dan sumsum tulang belakang sehingga timbul tanggapan atau respon respons diubah menjadi impuls dan diteruskan ke neuron motorik hingga ke efektor.

Penghantaran Implus Melalui Sinapsis :

Sedangkan penghantaran impuls melalui sinapsis dimulai dari membran prasinapsis kemudian vesikel-vesikel akan menuju membran para sinapsis karena pengaruh ck2plus vesikel akan melepaskan neurotransmitter yang berfungsi untuk menghantarkan impuls ke ujung dendrit sel saraf lainnya neuron transmitter akan menerima impuls dan berdifusi melewati celah sinapsis kemudian berikatan dengan reseptor yang berada di pasca sinapsis ikatan ini menyebabkan impuls bisa diteruskan ke saraf lain, Nah teman-teman berikut ini catatan untuk penghantaran impuls melalui sinapsis :

contoh gambar Penghantaran Implus Melalui Sinapsis :

contoh gambar Penghantaran Implus Melalui Sinapsis

Apa Itu Sistem Hormon ?

Hormon adalah zat kimia yang dihasilkan oleh kelenjar endokrin kelenjar endokrin disebut juga kelenjar buntu karena hormon yang dihasilkan tidak dialirkan melalui saluran tertentu tapi langsung melalui pembuluh darah hormon berfungsi untuk mempertahankan kondisi seimbang tubuh atau homeostatis mengatur pertumbuhan mengatur Proses reproduksi menjaga metabolisme tubuh dan membentuk tingkah laku,

Dalam sistem hormon terdapat berbagai macam kelenjar endokrin ada kelenjar hipofisis hipotalamus kelenjar pineal kelenjar tiroid paratiroid timus adrenal pankreas dan kelamin testis pada pria dan ovarium pada wanita Mari kita bahas satu persatu :

– Kelenjar Endokrin

Pertama kelenjar hipofisis merupakan Master of glands karena mempengaruhi Aktivitas kelenjar lain terletak di dasar otak besar terbagi menjadi beberapa bagian lobus anterior Intermedia dan lobus posterior Berikut ini adalah hormon yang dihasilkan oleh lobus anterior Intermedia dan lobus posterior

– Kelenjar Tiroid Atau Gondok

Terletak dekat leher dan jakun kelenjar Ini menghasilkan hormon tiroksin mempengaruhi proses metabolisme pertumbuhan fisik menurunkan kadar kalsium dan mempengaruhi perkembangan mental triiodotironin mempengaruhi distribusi air dan garam dalam tubuh calcitonin memacu pengendapan kalsium dalam tulang.

– Kelenjar Paratiroid Atau Anak Gondok

Berikutnya kelenjar paratiroid atau anak gondok terletak di daerah dorsal kelenjar gondok menghasilkan hormon parathormon yang berfungsi untuk mengendalikan kadar kalsium dan fosfat dalam darah dan tulang.

– Kelenjar Timus / Kacangan

Selanjutnya atau terletak di daerah dada menghasilkan hormon timosin yang berguna untuk menjaga sistem imun atau kekebalan tubuh.

– Kelenjar Adrena / Anak Ginjal

Dan yg kelima adrenal atau anak ginjal bagian korteks terletak di daerah atas ginjal dan bagian medula berada di dasar otak besar, pada bagian korteks menghasilkan hormon glukokortikoid untuk menaikkan kadar glukosa darah mengubah glikogen menjadi glukosa mineralokortikoid untuk menyerap natrium darah mengatur reabsorpsi air pada ginjal menaikkan denyut jantung kecepatan pernapasan dan tekanan darah sedangkan bagian medula menghasilkan hormon adrenalin untuk mengubah glikogen dalam otot menjadi glukosa dalam darah adrenalin bekerja secara antagonis dengan hormon noradrenalin yaitu menurunkan tekanan darah dan denyut jantung.

– Kelenjar Pankreas

Ke-6 kelenjar pankreas terletak di sebelah bawah lambung kelenjar Ini menghasilkan hormon insulin Mengubah glukosa menjadi glikogen di hati glukagon mengubah glikogen menjadi glukosa.

– Kelenjar Gonad / Kelamin

Dan kelenjar terakhir gonad atau kelamin pada wanita terletak di daerah perut menghasilkan hormon estrogen untuk menentukan ciri pertumbuhan kelamin sekunder wanita progesteron berperan dalam penebalan dan perbaikan uterus sedangkan pada pria terletak di dalam buah zakar menghasilkan hormon testosteron untuk menentukan ciri pertumbuhan kelamin sekunder pria Nah itulah kedua sistem yang bekerja dalam sistem koordinasi tubuh kita Semoga teman-teman bisa memahaminya ya.

Demikianlah pembahasan lengkap seputar sistem saraf dan hormon, jangan lupa temen-temen, semangat terus ya belajarnya, sukses selalu. By : prakerja.co.id

baca juga : materi genetik kelas 12

Related Posts
Wow! Dengan YouTube Go APK, Nikmati Video Favorit Tanpa Gangguan Iklan!
YouTube Go APK

Unduh YouTube Go APK - Aplikasi ringan untuk menonton dan mengunduh video YouTube dengan mudah. Gratis dan praktis!. YouTube telah Read more

Trik Jitu: Cara Mudah dan Cepat Menghitung Usia Kehamilan yang Akurat
Cara Mudah dan Cepat Menghitung Usia Kehamilan

Pelajari langkah-langkah untuk menghitung usia kehamilan secara akurat dan efektif. Selamat! Anda sedang dalam perjalanan yang menakjubkan menuju kehamilan. Namun, Read more